Deuterium oksida (D2O)
Mengapa ragu? Hubungi kami sekarang!
Hubungi kamiSpesifikasi
| D2O, Diperkaya | ≥ 99,9% | |
| Parameter | Nilai-nilai Tersertifikasi | Satuan |
| D/H | ≥ 99,9% | mol % |
| pD | 6-8. | '- |
| Daya konduksi | ≤ 0,3 | µs/cm |
| Khlorida | ≤ 20 | ppb |
| Silikat (sebagai SiO2) | ≤ 25 | ppb (sebagai SiO2) |
| Daftar Isi | ≤ 2 | ppm |
| Logam Berat (Fe) | ≤ 40 | ppb (sebagai Fe) |
| Kekeruhan | ≤ 2 | NTU |
| Oksigen Terlarut | ≤ 100 | ppb |
Sifat fisik dan kimia
| Keadaan fisik | Cairan | |||
| Penampilan | Cairan | |||
| Massa molekuler | 20,0276 g/mol (Berlabel) | |||
| Warna | Tanpa warna | |||
| Titik beku | 3,82°C | |||
| Titik didih | 101,4 °C | |||
| Berat jenis / kepadatan | 1,1056 g/ml pada 25 °C | |||
deskripsi produk
Air berat (deuterium oksida) adalah bentuk air yang atom hidrogennya semuanya berupa deuterium (2H atau D, juga dikenal sebagai hidrogen berat) dan bukan isotop hidrogen-1 (1H, juga disebut protium) yang membentuk sebagian besar hidrogen dalam air normal. Kehadiran isotop yang lebih berat memberikan air tersebut sifat nuklir yang berbeda, dan peningkatan massa memberikan sifat fisik dan kimia yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan air normal.
Deuterium adalah isotop hidrogen berat. Air berat mengandung atom deuterium dan digunakan dalam reaktor nuklir. Air semi-berat (HDO) lebih umum daripada air berat murni, sedangkan air oksigen berat lebih padat tetapi tidak memiliki sifat unik. Air bertritium bersifat radioaktif karena kandungan tritiumnya.
Air berat memiliki sifat fisik yang berbeda dari air biasa, seperti 10,6% lebih padat dan memiliki titik leleh yang lebih tinggi. Air berat kurang terdisosiasi pada suhu tertentu, dan tidak memiliki warna kebiruan seperti air biasa. Meskipun tidak memiliki perbedaan rasa yang signifikan, air berat dapat terasa sedikit manis. Air berat memengaruhi sistem biologis dengan mengubah enzim, ikatan hidrogen, dan pembelahan sel pada eukariota. Air berat dapat mematikan bagi organisme multiseluler pada konsentrasi di atas 50%. Namun, beberapa prokariota seperti bakteri dapat bertahan hidup di lingkungan hidrogen berat. Air berat dapat beracun bagi manusia, tetapi dibutuhkan jumlah yang sangat besar agar terjadi keracunan.
deskripsi2











